Tampilkan postingan dengan label Benda Berasmak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Benda Berasmak. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Januari 2013

CINCIN RAJAH ASHABUL KAHFI



Cincin ini terbuat dari plat besi putih yang di rajah secara khusus dengan huruf timbul, bila dilihat pada permukaan cincin akan tampak huruf arab yang berisi nama 7 pemuda yang beserta anjing putihnya, ke tujuh pemuda itu bernama Maksalmiina, Tamliikha, Marthuunis, Naynuunis, Saribuunis, Dzuunawaanis, Falyastathyuunis, dan anjingnya bernama Qithmiir.

Cincin ini diambil dari alam gaib adalah peninggalan orang-orang jaman dulu, terbuat  berbentuk seperti besi putih yang dalam pembuatan logamnya di tempa seperti pembuatan cincin pada umumnya,  Cincin Rajah Ashabul Kahfi ini termasuk pusaka gaib yang dijaga oleh sesosok mahluk ghaib, di alam bangsa jin benda ini dijadikan sebagai jimat, pusaka atau koleksinya. Suatu media yang di ambil melalui proses penarikan ghaib, dan tentunya media ini secara Supranatural sudah memiliki daya kekuatan secara alami dan berkhodam.

Ashabul kahfi merupakan suatu kisah benar mengenai beberapa orang 7 pemuda dan kedelapan anjingnya yang tertidur di dalam sebuah gua, dan cuma bangun 309 tahun kemudian, Pemuda-pemuda beriman ini hidup pada masa Raja Diqyanus Di Rom beberapa ratus tahun sebelum diutusnya Nabi Isa, Mereka hidup di tengah-tengah masyarakat yang penyembah berhala dengan seorang raja yang dzalim.

Demi menjaga keimanan. mereka melarikan diri dari kota dan di kejar oleh tentera raja untuk di bunuh.  Hingga pada suatu ketika sampailah mereka di mulut sebuah gua yang kemudian di pakai sebagai tempat persembunyian. Dan di beri tidur yang sangat panjang dan Allah menjaga tubuh mereka agar tidak rusak.  Karena mereka beriman kepada Allah dan mereka jujur dengan keimanannya tersebut,

Sebagai Sarana :

Agar dapat memenangkan dalam pencalonan menjadi pemimpin, caleg, kepala desa atau menjadi pemimpin dalam suatu organisasi, meningkatkan kewibawan dan charisma, mengekalkan jabatan dan kedudukan, bila ditaruh agar seisi rumah serta segala harta benda yang di dalamnya selamat tidak di curi orang, pencuri, perampok, agar kapal atau perahu tidak tenggelam diair, untuk memadamkan api akibat kebakaran, agar kebun selamat dari segala hama, menhentikan tangis anak kecil, sebagai penyembuhan segala penyakit, pemakainya di beri ketenangan hati, jiwa serta fikiran, dll.( Di Maharkan )

Rabu, 02 Januari 2013

KULIT BULU KERBAU LONDHOH


Kulit Kerbau Londhoh ini berukuran panjang 3cm, lebar 3cm, Menurut riwayat yang bersangkut paut dengan kulit kerbau londhoh di kisahkan tentang tokoh spiritual bernama Saridin, Saridin di kenal sebagai putra ki Ageng Kiringan yang lahir di desa kiringan, putra Ki Ageng Kiringan itu ketika lahir oleh sunan kalijaga di beri nama Syahridhi lidah orang jawa yang suit mengucapkan huruf Arab Syahridhi kemudian lebih dikenal dengan Saridin atau Syekh Jangkung.

Saridin semasa muda banyak memiliki kesaktian kehidupan Saridin teramat miskin, ia menikah. Didalam keseharian beliau merawat seekor kerbau dan konon di kisahnya kerbau yang di pelihara/di miliki oleh Saridin tanduknya melengkung kebawah. Singkat cerita ketika Saridin meninggal dunia untuk ritual selamatan sang istri bermaksud menyembelih karbau satu-satunya,  namun ketika dipotong kerbau itu ternyata tidak mempen oleh senjata tajam, Dan kerbau itu bisa di sembelih setelah menggunakan pusaka bernama Treg Ganjing yang sudah jauh-jauh disiapkan oleh Saridin.

Benda alami suatu benda yang berkekuatan secara alami memiliki kekuatan tuah yang diharapkan dari suatu benda  tersebut dapat memberikan aura. baik aura positif secara fisik maupun psikoligis dan akan memberikan nilai lebih dari energi kegaibannya dan mengandung hawa energi yang berpengaruh bagi pemakainya. Kekuatan tuah dapat dirasakan yang berasal dari kekuatan aura energi dari kekuatan bendanya,  jadi daya energinya bukan dari makhluk ghaib didalamnya, dan dari masing-masing benda alami akan memiliki energi tersendiri pula yang dapat berpengaruh hal ini tergantung niat dan dirasakan sebagai kekuatan positif atau negatif.

Sebagai Sarana :

Bila dalam peperangan melindungi pemiliknya dari segala senjata tajam, tameng diri dari segala marabahaya baik yang bersifat lahir maupun batin, mampu menyerap serta menetralkan energi negatif,untuk perlindungan rumah, toko, gedung, dll. ( Di Maharkan )

TASBIH BIJI PISANG



Tasbih ini berjumlah 33 biji, berasal dari Biji Pisang berwarna coklat kehitam-hitamanan yang berjumlah 33 biji, di sebut Pisang Fidyah. Tetapi Bukan berasal dari pohon pisang biasa, melainkan pisang langka karena jenis pisang ini tidak mempunyai anak  dan tidak  tidak beranak  sehingga cara berkembang biaknya pohon pisang ini dari bijinya . memiliki keunikkan, pohon pisang ini tumbuh di makam Sunan Bonang.Media yang diambil melalui proses alam dan memiliki kekuatan secara alami.

Benda alami suatu benda yang berkekuatan secara alami memiliki kekuatan tuah yang diharapkan dari suatu benda  tersebut dapat memberikan aura. baik aura positif secara fisik maupun psikoligis dan akan memberikan nilai lebih dari energi kegaibannya dan mengandung hawa energi yang berpengaruh bagi pemakainya. Kekuatan tuah dapat dirasakan yang berasal dari kekuatan aura energi dari kekuatan bendanya,  jadi daya energinya bukan dari makhluk ghaib didalamnya, dan dari masing-masing benda alami akan memiliki energi tersendiri pula yang dapat berpengaruh hal ini tergantung niat dan dirasakan sebagai kekuatan positif atau negatif.

Menurut  legenda di daerah tuban ( Jawa Timur ) pohon pisang ini munculnya pun mengandung misteri, sewaktu Sunan Bonang sedang berzikir  dengan khusuknya, Dan tanpa di sengaja tiba-tiba tasbih yang berada di tangannya putus talinya, biji tasbih yang berjumlah 100 buah jatuh berantakan . Dan para santri yang menyaksikan segera membantu untuk mengumpulkan biji-biji tasbih tersebut lalu di untai, kembali  seperti semula, lalu ketika di hitung ternyata tinggal 99 buah , masih satu biji yang hilang. 

Setelah lama di cari Sunan Giri menemukannya, namu berkata Sunan Bonang  “ Biarlah yang satu itu di tanam saja untuk menghidupi  anak cucu di sini “ dan sangat banyak sekali memiliki tuah kemudian di tanam biji tasbih tersebut, berapa lama kemudian muncullah Pohon pisang yang berbiji dan bisa di buat tasbih.

Sebagai Sarana :

Untuk perlidungan dan keselamatan baik didarat, laut dan udara, diselamatkan dari segala kejahatan manusia baik secara lahir maupun kejahatan secara batin seperti diselamatkan dari pencuri, perampok, ancaman musuh, selamat dari segala bentuk sihir, ilmu hitam, santet, guna-guna dan sejenisnya, mengudang datangnya rezeki dari berbagai arah, sebagai pelaris usaha apa saja, untuk pengasihan baik secara khusus maupun secara umum, memudahkan jodoh, di beri keharmonisan rumah tangga,dll.( Di Maharkan )